Pekerja seks komersial (PSK) di Surabaya ternyata tidak gagap teknologi, misalnya facebook. Justru sebaliknya, mereka memanfaatkan facebook untuk menjaring pelanggan. Inilah yang dilakukan oleh Stefani Eka Pratiwi (18), Demi Espriani (18), dan Nila Fitri (29).
Karena pengguna facebook sangat bejibun, praktek mesum mereka mendapat respon positif. Apalagi, mereka juga bekerja sangat rapi sekaligus profesional. Mereka menggunakan jasa germo, yakni Johan Situmpul alias Jo. Alhasil, pelanggan berduyun-duyun melakukan order (pemesanan). Untuk bisa menggunakan jasa PSK ini, pengguna facebook harus keluar duit sekitar Rp 800 ribu.
Sayangnya, modus itu tercium oleh aparat kepolisian. Stefani yang beralamat di Karang Reji I, Demi yang beralamat di Jetis Kulon, dan Nila yang beralamat di Jalan Bibis Tama, mereka semua ditangkap petugas Polsek Asemrowo, Selasa (8/2/2011). Stefani dan Demi ditangkap saat berada di Hotel Bintang daerah Ngagel. Sedangkan Nila ditangkap saat transaksi di Jalan Diponegoro.
"Ketiga PSK ditangkap bersama perantaranya," ujar AKP Naf'an, Kanit Reskrim Polsek Asemrowo.
Naf'an membeberkan, penjaringan pelanggan dilakukan sang germo (Jo) melalui akun facebooknya. Dia memajang gambar-gambar seksi dari Stefani, Demi, dan Nila. Di situ dituliskan, walau secara samar namun jelas diketahui maknanya, ketiganya bisa 'dipakai'.
Jika ada pengguna facebook yang tertarik, komunikasi dilanjutkan melalui telepon genggam. "Harga rata-rata Rp 800 ribu. Selanjutnya, dicari tempat yang paling tepat. Biasanya di hotel. Lantas, perantara mengantarkan PSK yang dipesan. Pengantar adalah Agus Awaludin (45) dan Hery Prasetyo (40). Kini keduanya sudah kita tangkap," beber Naf'an.
Usai transaksi, uang Rp 800 ribu pun dibagi. Sebesar Rp 500 ribu untuk PSK yang melayani pelanggan, Rp 200 ribu untuk germo, dan Rp 100 ribu untuk pengantar. "Ketiga PSK saat ini berstatus saksi. Mucikari (pengantar) sebagai tersangka. Sedangkan germonya masih buron. Mereka dijerat dengan pasal 506 KUHP, yakni mengambil untung dari pelacuran dengan ancaman 5 tahun penjara," kata Naf'an.
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 10 Februari 2011
Lenovo Luncurkan Laptop Mini untuk UMKM
Di era perkembangan Teknologi Informasi (TI), kebutuhan komputer bukan hanya untuk perusahaan besar, tetapi pengusaha kecil juga memerlukan komputer yang lebih mobile dengan harga terjangkau.
Memahami kebutuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Lenovo Indonesia menghadirkan komputer jinjing (laptop) mini ThinkPad Edge 11 inci khusus UMKM. Dan dengan harga yang juga bersaing sehingga mampu dijangkau oleh pengusaha kecil.
"Dengan harga Rp 6,75 jutaan dan berat laptop yang lebih ringan yakni tiga pon, kami optimistis mampu menguasai segmen UMKM ini. Memang banyak perusahaan laptop yang sudah bermain di segmen ini, tetapi ukurannya lebih besar dan agak mahal," beber Wu Huang Horng, Product Manager ThinkPad HSB Lenovo ASEAN, saat melaunching product teranyar Lenovo itu di Sutos, Kamis (10/2/2011).
Untuk membuat pengguna tetap nyaman maka ukuran keyboard ThinkPad Edge 11 inci ini sengaja tidak ubah dan masih tetap sebesar laptop 14 inci, sehingga tetap nyaman jika digunakan dalam rutinitas kerja UMKM yang cukup tinggi.
"Baterainya juga tahan 7 jam dan luncuran ThinkPad Edge 11 inci kali ini kami kemas dalam warna yang juga mewakili keprofesionalan kerja yakni, warna midnight black glossy, midnight black smooth, dan heatwave red," jelasnya.
Bagaimana dengan spesifikasi softwarenya, ternyata meskipun lebih kecil, Lenovo khusus UMKM ini memiliki aplikasi yang lengkap penunjang pebisnis kecil. Dengan prosesor Intel Core dan sistem operasi Windows 7 kelas bisnis, akan menjamin laptop ini mampu melakukan pekerjaan bisnis keuangan yang memadai.
"Kami juga masih memelihari fitur standar yang ada di notebook. Diantaranya, camera dan konektivitas 3G. Dan semuanya bisa dilakukan bersamaan saat pebisnis mengerjakan dokumen kantor lainnya," tandasnya.
Memahami kebutuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Lenovo Indonesia menghadirkan komputer jinjing (laptop) mini ThinkPad Edge 11 inci khusus UMKM. Dan dengan harga yang juga bersaing sehingga mampu dijangkau oleh pengusaha kecil.
"Dengan harga Rp 6,75 jutaan dan berat laptop yang lebih ringan yakni tiga pon, kami optimistis mampu menguasai segmen UMKM ini. Memang banyak perusahaan laptop yang sudah bermain di segmen ini, tetapi ukurannya lebih besar dan agak mahal," beber Wu Huang Horng, Product Manager ThinkPad HSB Lenovo ASEAN, saat melaunching product teranyar Lenovo itu di Sutos, Kamis (10/2/2011).
Untuk membuat pengguna tetap nyaman maka ukuran keyboard ThinkPad Edge 11 inci ini sengaja tidak ubah dan masih tetap sebesar laptop 14 inci, sehingga tetap nyaman jika digunakan dalam rutinitas kerja UMKM yang cukup tinggi.
"Baterainya juga tahan 7 jam dan luncuran ThinkPad Edge 11 inci kali ini kami kemas dalam warna yang juga mewakili keprofesionalan kerja yakni, warna midnight black glossy, midnight black smooth, dan heatwave red," jelasnya.
Bagaimana dengan spesifikasi softwarenya, ternyata meskipun lebih kecil, Lenovo khusus UMKM ini memiliki aplikasi yang lengkap penunjang pebisnis kecil. Dengan prosesor Intel Core dan sistem operasi Windows 7 kelas bisnis, akan menjamin laptop ini mampu melakukan pekerjaan bisnis keuangan yang memadai.
"Kami juga masih memelihari fitur standar yang ada di notebook. Diantaranya, camera dan konektivitas 3G. Dan semuanya bisa dilakukan bersamaan saat pebisnis mengerjakan dokumen kantor lainnya," tandasnya.



