menurut legenda China Kuno, kelinci merupakan binatang kesayangan Dewi Bulan. Karakternya yang lembut, lincah, cuek, santai, dan tidak mau mencari masalah, menandakan tahun ini adalah tahun tenang dan tidak begitu bermasalah.
Meski demikian, kelinci juga mampu bertindak tegas dan keras ketika berhadapan dengan kebatilan.
“Sebab kelinci memiliki karakter menjunjung tinggi keadilan,” kata Suhu Bingo, saat berbincang dengan Surya tentang berbagai prediksi kondisi negeri ini di tahun baru Kelinci Emas, di rumahnya, Nginden Barat, Surabaya, Selasa (1/2).
Diuraikan, kelinci menduduki posisi keempat dalam jajaran zodiak China yang mempunyai tanda negatif, sehingga dikatakan sebagai shio kelinci logam negatif.
Logam menggambarkan kekuasaan, kebijakan, program, strategi, dan penerapan. Sedangkan kayu melambangkan kehidupan yang membutuhkan tempat tenang, aman, dan bersih dari segala gangguan supaya berkembang sempurna.
Paduan logam dan kayu ini, digambarkan Suhu Bingo seperti palu dan cangkul yang mampu memperingan pekerjaan. Bayangkan bila logam bertemu logam, semua hal lebih berat untuk dilakukan.
Sebaliknya, logam pun bisa menghancurkan kayu. “Alat pahat bisa patah karena kerasnya kayu,” ujarnya. Pertemuan dua jenis bahan ini dimaknai sebagai adaptasi atau penyesuaian.
Pertemuan logam dan kayu ini menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi shio negara-negara atau pribadi yang bertentangan dengan Tahun Kelinci.
“Indonesia merdeka pada Agustus 1945, berarti negara ini shio Ayam yang bernasib buruk pada tahun kelinci,” terang Suhu Bingo.
Ayam dan Kelinci benar-benar tidak selaras. Oleh karena itu, ia mengimbau agar para pejabat pemerintah agar lebih memerhatikan nasib rakyatnya.
Ia mengharapkan, para pejabat tidak lagi melihat negara lain saja, tetapi lebih fokus pada pembangunan negaranya sendiri.
Masih menurut suhu Bingo, di Tahun Kelinci ini, kabar duka juga akan muncul. Seorang pejabat pelaku korupsi akan meninggal pada tahun ini, seiring dengan masih merebaknya ancaman teroris dan kasus lumpur Lapindo yang tiada berujung penyelesaiannya.
Selain Ayam, nasib buruk pun bakal dialami Tikus dan Kerbau. Sementara nasib baik berpihak pada Kuda, Anjing, dan Babi.
Beranjak ke masalah bisnis, tahun ini orang yang berencana membuka usaha atau pabrik akan mengalami kesusahan.
“Langkahnya lamban, sebab kelinci suka berjalan sendiri, loncat-loncat, dan makan atau hura-hura,” tutur pria kelahiran Jombang yang kini berusia 64 tahun ini.
Ini juga termasuk usaha di bidang pertanian karena akan mengalami masa paceklik. demikian juga pertambangan, dan perindustrian. Banyak orang bisa membuka pabrik baru tetapi mengalami kesulitan pemasaran karena daya beli yang rendah.
“Kecuali bisnis kuliner yang akan tetap terang,” kata Suhu Bingo.
Karena itu, ia menyarankan agar para pengusaha tidak terlalu banyak berspekulasi dalam mengambil keputusan.
Suhu Bingo Thelin menambahkan, untuk membahas tahun ini, mereka berpatokan pada dua musim yang berlaku di Indonesia yakni musim hujan dan musim panas. Untuk itu bagaimana gambaran kondisi bisnis, pemerintahan, rumah tangga, dan bencana alam lebih dekat dengan negeri ini sendiri.
“(Tahun ini) Akan banyak terjadi aborsi dan perselingkuhan,” kata Bingo Thelin.
Ini terkait dengan pribadi kelinci yang anggun dan manis, tetapi pikirannya pintar berpolitik.
Pembawaan laki-laki dan perempuan biasanya playboy serta suka menyerempet bahaya.
Mengenai alam, Suhu Bingo dan Bingo Thelin menerangkan bahwa bahaya gunung berapi masih terus mengancam sampai akhir tahun. Awan cumulusnimbus terus berkeliling bersamaan adanya angin puyuh.
Secara keseluruhan, masih banyak musibah dan kejadian mendadak di negeri ini. Sikap waspada diharap selalu ada untuk mengantisipasi.



