Menurut Wakil Ketua Bidang Pertandingan PSSI Surabaya, M Jaya keputusan baru ini sudah disepakati dalam rapat kerja yang dilakukan di Batu, Sabtu (5/2/2011). Kebijakan diharapkan menciptakan dan membina pemain-pemain asli Surabaya supaya bisa tampil di tim PON Jatim, tim nasional atau bermain di tim luar negeri.
"Ini juga salah satu amanah KONI Surabaya agar PSSI memberi porsi pembinaan terhadap pemain-pemain asli Surabaya," terangnya.
Nantinya, aturan ini akan dimasukkan dalam Peraturan Pertandingan Khusus (PPK), Pasal 12, tentang pendaftaran pemain. Jadi, setiap klub wajib mendaftarkan minimal 10 dari 30 pemain yang ber KTP datau KSK (Kartu Surat Kependudukan) Surabaya.
Sebanyak10 pemain Surabaya ini nantinya akan mendapat dana intensif dari APBD. Sehingga dana APBD terserap dan diperuntukan bagi warga Surabaya.
Sementara itu, lanjut Djaya, kompetisi U-23, putaran pertama dijadwalkan bergulir minggu ketiga Februari hingga Juli. Dilanjut putaran kedua yang dimulai pertengahan September hingga akhir Januari 2012. Sedangkan Liga Karang Gayam KU-15 akan digulirkan mulai September.



