Beberapa nama atlet lama mulai masuk dalam bursa, diantaranya duo atlet dayung yang mengantarkan Indonesia meraih tiga emas cabang olahraga (cabor) Perahu Naga di Asian Games 2010 di Guangzhou, China, John Matulesi dan Abdul Aziz.
Selain duo dayung ini, beberapa nama juga masuk penjaringan Siwo, antara lain peraih medali perak Asian Games cabor karate, Umar Syarif dan Alvent Yulianto yang mempersembahkan perunggu cabor bulutangkis.
Masuk juga jagoan-jagoan panjat tebing, yakni Galar Pandu, Abudzar Yulianto, Ronald Novar Mamarimbing yang memperole emas di berbagai kejuaraan Asia. Tersisip juga jawara Tour de Indonesia asal tim Polygon Sweet Nice, Herwin Jaya.
Selain nama-nama itu, atlet lainnya yang masuk dalam penjaringan Siwo antara lain, Hamdani, Yusuf, Pranoto dan Nur Iksan Ramadhan dari cabor silat. Denny Triyogo (balap motor), Rio Ega (panahan), Nur Akbar Irmansyah Priambodo (ski air), Adam (voli) serta Ananta (biliar).
Sedangkan di sektor putri, panjat tebing kembali menunjukkan dominasinya. Empat nama masuk dalam bursa, yakni H Wilda, Anitama, Ilmawati dan Evi Neliwati. Tiga nama dari cabor judo juga masuk kandidat, yakni Teri Kusuma Wardhani, Devinda dan Trisna. Sedangkan satu nama lainnya diisi andalan Jatim di cabor selam, Pricilia Gunawan.
Selain atlet terbaik, lima pelatih masuk dalam bursa, diantaranya Ladulu (Dayung), Kariono (pencak silat), Wawan Setyobudi (balap sepeda), Widodo C Putra (sepakbola) dan pelatih senior Sartono Anwar (sepakbola).
"Ini masih belum fix 100 persen. Kami masih akan melakukan verifikasi untuk menentukan nomonator," ucap Ketua panitia pemilihan atlet terbaik, Kuntoro Rido, Selasa (8/2/2011) siang.
Ditemui usai rapat koordinasi di kantor PWI Jatim, pemilihan atlet terbaik sudah menjadi agenda Siwo sejak tujuh tahun silam. Menurutnya, atlet yang dipilih adalah atlet Jatim yang berprestasi, baik di level internasional maupun nasional. Selain itu, acara ini juga menjadi bagian dari Hari Pers Nasional (HPN) yang rencananya di gelar 16 Maret 2010.
Sementara itu, selain menentukan atlet terbaik, Siwo juga menggelar pemilihan tulisan olahraga terbaik. Naskah tulisan harus masuk dalam kategori features atau in depth news. Pengiriman naskah dimulai 15 Februari hingga 5 Maret. Sedangkan penjurian akan dilakukan 8 Maret. Pesertanya pun tidak dibatasi hanya dari kalangan wartawan olahraga.
"Peserta maksimal mengirimkan tiga karya tulis. Pesertanya tidak hanya wartawan olahraga, tapi wartawan yang pernah menulis tentang olahraga. Yang penting temanya berobjek olahraga Jatim," pungkas Kuntoro.



