
Aksi ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat utamanya Islam agar kembali bercermin pada teladan rosulullah Muhammad SWA mengutamakan cara-cara damai dalam menyelesaikan segala sengketa.
Aksi diawalai dengan jalan kaki sejauh 3 km di komplek sekolahaan, setelah itu dilanjutkan di taman persahabatan jalan Sulawesi.
Para siswa ada yang menggunakan surban,kemudian para siswa-siswi sebanyak 25 membagikan kurma ke pengguna jalan sebagai simbul anti kekerasan.
"Kekarasan itu tidak diajarkan oleh rasulullah Muhammad SAW, sehingga kenapa masih terjadi antar umat, dan kekerasan itu tidak berguna, kita manusia sama meskipun agama berbeda" tutur siswa kelas 8 Ananto Yudan.



